Aku pejuang tiada henti. Selalu melaju, mengejar. Mengejar sesuatu yang tidak pasti namun ku yakini. Sebab setiap titik usaha adalah jalan sukses ku. Mengendarai motor "metik" setiap hari. Menuju tempat takdir ku. Universitas Diponegoro kini dalam genggaman. Dengan almamater tercinta Teknik Lingkungan. Ini lah tujuan ku. Tujuan awal, bukan akhir. Aku telah berhasil melewati satu langkah. Namun masih ada banyak langkah yang harus aku tempuh.
Aku ingat saat dahulu aku menulis biografi tentang ku di blog ini. Keinginan dan ambisius yang sangat tinggi. Teknik Lingkungan, Teknik Lingkungan, dan Teknik Lingkungan yang selalu ku sebut dalam setiap sujud malam ku. Tak jarang aku menangis karena aku takut gagal. Aku takut, seperti yang lain.
Aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku hanya mampu berusaha. Memperjuangkan yang terbaik. Memberikan hasil maksimal. Berharap bapak ibu tahu bahwa anaknya ini bukanlah anak yang nakal.
Malam ini, aku berada di situasi dan kondisi yang berbeda. Jauh dari orang-orang yang aku sayang. Aku sendirian, memikul hidup dan masa depan.
Terkadang aku sangat merindukan tempat kelahiranku. Rumah abu-abu hitam bergaya minimalis dengan kedua pintu besar dan taman depan rumah yang begitu menyejukkan. Aku rindu orang-orang yang menempatinya. Bapak, Ibu, Mama, Bapak Slamet, Mba Intan, Adel. Aku sangat merindukan mereka. Sangat. Dan sangat.
Aku berada pada situasi dan kondisi berbeda. Dimana aku harus menyiapkan diri ku sendiri setiap pagi - gambaran ketika tua nanti. Aku yang belum terbiasa atau dunia nyata yang begitu kejam?
Aku iri ketika teman-teman bisa pulang setiap hari, Mencium tangan orang tua, bermain dengan adek, dan semuanya serba mudah. Aku ingin seperti itu :'(
Saat ini, aku menangis lagi. Sendirian. Tanpa ada yang mendengar.
Aku punya syair untuk diriku sendiri.
Untuk kamu yang terlalu sibuk, sempatkan menyapa orang tuamu. Untuk kamu yang tak pernah tidur, cobalah menghubungi orang tuamu. Untuk kamu yang selalu pusing, ingatlah pada kewajibanmu. Kamu masih punya DIA dan orang tua yang harus kamu utamakan. Maka, kamu akan dipermudah.
Komentar
Posting Komentar