Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Cinta Itu, Mengerti

Cinta itu, Gampang merangkai kata-kata namun sulit untuk dilakukan Mudah dimulai namun sangat sulit untuk bertahan Cinta itu, Ketika kamu mampu tersenyum saat menatap wajah bahagianya Saat kamu berfikir bahwa dia lah satu-satunya orang yang paling mengerti Cinta itu, Tetap menunggu saat kesempatan tak lagi ada Bertahan saat kesetianmu diuji Cinta itu, Kau tetap menggenggamnya saat jatuh jiwanya Kau masih setia saat ujian datang tiba-tiba Cinta itu, Bukan sekedar kata 'I Love You' Bukan hanya kaka-kata indah sebelum tidur Cinta itu, Ketika kau mengerti isi hati dan pikirannya Ketika hanya kau satu-satunya Walaupun cintamu selalu melakukan kesalahan-kesalahan kecil Tapi dia masih mempertahankanmu Dengan sangat berani

Ketika

Ketika semua datang dengan tiba-tiba Ketika hal yang baru menghampiri Ketika hati telah menemui Ketika itu aku mengerti Bahkan ketika orang lain melihatku iri Ketika itu juga aku sakit hati Ketika mulut mereka berkata seenaknya Ketika mereka tak pernah melihat isi hati Bahkan ketika mereka tak akan pernah mengerti Ya.. aku tahu Hidup tak pernah berjalan mulus Selalu ada kata "ketika", "ketika", dan "ketika" Kebahagian, kesakitan, keputus-asaan Aku hampir menyerah kala itu Tapi aku mengerti Tak semuanya bertingkah seperti itu Yaa, aku memulai itu ketika aku mengenalmu Ketika kamu mengajariku arti kesabaran Ketika itu aku mulai bangkit Dan ketika itu hilang sudah rasa sakitku Terima kasih, waktu Terima kasih, kamu Terima kasih, "ketika"

Tentang Sebuah Makna

Jejakku kini terhenti ada yang menahanku semakin ku rasakan sesak sesak dalam hati yang tak pernah ku temui Ku coba untuk pelajari tentang cinta dan semua tentang nya tentang keabadian dan ketulusan kejujuran dan kepercayaan Adakah didunia tentang cinta itu? masih adakah orang yang pedulikan  cinta dan semua tentang nya bagaimana jika semua itu hanya omong kosong belaka? aku yakin, cinta sejati akan hadir Menjumpai orang orang yang telah terpuruk, karena cinta yang palsu menghampiri orang yang telah hina, karena hati yang tergores menenangkan hati dengan sejuta kedamaian dan.. ketulusan